Next Post

Hasil Rapimcabsus Trawas Diduga Diplintir, Ini Langkah Kader PPP Kabupaten Mojokerto

Mojokerto – Sejumlah kader PPP Kabupaten Mojokerto berkunjung ke kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP Jalan Diponegoro no 60 Menteng Jakarta Pusat, Kamis, (16/7/ 2020) sekira pukul 14.00 WIB.

Rombongan terdiri dari Purnomo Sidiq, Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP Kecamatan Bangsal, Haris Setiawan Ketua PAC PPP Kecamatan Trowulan mewakili PAC PPP se-Kabupaten Mojokerto, H. Luqman Ali, Wakil Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPP Kabupaten Mojokerto.

Luqman Ali sekaligus Ketua Panitia Fit and Proper Test Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung PPP Kabupaten Mojokerto dalam Rapat Pimpinan Cabang Khusus (Rapimcabsus) di  Hotel Puncak Trawas Mojokerto pada 1 Februari 2020 lalu. Dalam rombongan juga diikuti Abdi Subhan, mantan Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto dan Machradji Machfud Kader Senior PPP sekaligus mantan anggota Fraksi PPP (FPPP) DPRD Kabupaten Mojokerto tahun 90-an.

Kedatangan para delegasi PPP Kabupaten Mojokerto ke Jakarta untuk menyampaikan informasi atau fakta yang benar terkait pelaksanaan Fit and Proper Test Pasangan Bakal Calon (Pasbalon) Bupati dan Wakil Bupati yang bakal diusung PPP Kabupaten Mojokerto dalam Pilkada Mojokerto tanggal 9 Desember 2020 serta terkait rekom dari DPP PPP Jakarta.

Adapun yang ingin disampaikan, bahwa hasil Fit and Proper Test dalam Rapimcabsus 1 Februari 2020 diperoleh suara Ikbar 14 suara PAC, Yoni 4 suara, Puja 0 suara dan Ayub Daniel 0 suara.

Dalam perkembangannya hasil Rapimcabsus tersebut diduga dinodai upaya jahat, kotor, mungkar oleh Ketua dan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Mojokerto H. Khusairin dan Ainur Rosyid yakni merubah hasil Rapimcabsus dengan urutan pemenang nomor 1 Yoni, 2 Ikbar dan nomor 3 Puja.

Hasil ini kemudian dikirim ke Desk Pilkada DPP PPP Jakarta walau kemudian diubah lagi hanya Yoni saja. Bahkan terakhir diketahui pernyataan H. Khusairin melalui media cetak dan daring mengatakan DPP PPP telah menandatangani berita acara bahwa rekom PPP diberikan kepada Yoni dan PPP tidak akan melirik calon lain.

Selanjutnya, 14 PAC tetap konsisten dan istiqomah mendukung dan memenangkan Ikbar sesuai dengan hasil Rapimcabsus. Dengan menggelar Bai’atul Bendungan Jati Deklarasi mendukung dan memenangkan Ikbar.

Lebih lanjut, hasil Rapimcabsus di Trawas diduga sudah diputar-balikan faktanya sehingga ini merupakan perbuatan mungkar, dzalim, tidak adil melanggar prinsip perjuangan PPP amar ma’ruf nahi mungkar. Merusak dan menghancurkan marwah dan citta PPP khususnya PPP Kabupaten Mojokerto.

Berikutnya, KH. Asep Syaifudin Chalim kecewa dan menyesal terhadap perlakuan Pengurus DPC PPP Kabupaten Mojokerto yang mempermainkan putra sulungnya, Muhammad Al-Barra yang menjadi Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) pasangan dari Ikfina Fahmawati sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup). Keberanian mengubah hasil Rapimcabsus diduga merupakan perbuatan ilegal dan tidak sah.

KH. Asep juga berkeinginan membesarkan partai-partai Islam seperti PPP tetapi tanpa orang-orang mungkar, jahat dan tidak adil. Mereka harus dipecat dan rekom diberikan kepada Ikbar karena sebagai pemenang Rapimcabsus Trawas.

Hakekatnya, rekom DPP PPP diberikan kepada siapapun kami tidak mencampuri karena mutlak hak dari DPP PPP. Tetapi sekedar mengingatkan saja agar kebijakan senantiasa mengjndahkan prinsip perjuangan PPP, ibadah, amar ma’ruf nahi mungkar, jujur dan adil.

Apabila Pengurus DPC PPP telah menjalin hubungan baik dengan Yoko dan ingin memberangkatkannya sebagai calon Bupati, pendaftaran Fit and proper test sebaiknya tidak dibuka secara umum. Karena panita dituntut untuk bersikap jujur, adil, obyektif dalam pelaksanaannya sebab sama-sama telah membayar uang pendaftaran Rp. 25.000.000,-.

Memberikan rekom sebaiknya memperhatikan elektabilitas, popularitas Pasbalon. Sehingga Partai diuntungkan jika calon yang diusungnya menang.

Kesembilan informasi tersebut selanjutnya disampaikan melalui staf  DPP PPP. Namun menurut keterangan staf yang ditemui pada Kamis (16/7/2020) bahwa di kantor tersebut sedang tidak ada jadwal kegiatan.

“Jumat, (17/7/ 2020) setelah shalat Jum’at di kantor DPP PPP akan ada giat penyerahan rekom untuk daerah luar Jawa. Sedangkan untuk rekom Mojokerto belum dijadwalkan atau masih dalam pembahasan. Bahwa kalau ada isu hari ini rekom akan diberikan ke Yoko itu tidak benar. Yang diajukan ke DPP bukan hanya satu Pasbalon saja, tapi ada tiga yaitu Ikbar (Ikfina-Barra), pasangan Pungkasiadi dan Yoni (Yoko-Nisa),” kata Tony.

Selanjutnya staff tersebut berjanji akan menyampaikan informasi secara lisan maupun surat untuk diteruskan kepada Ketum DPP PPP sambil memberikan tanda terima surat ke para kader PPP Kabupaten Mojokerto. (dr/adv)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Dapatkan berita terupdate kami.

ban11

Recent News