Next Post

Dewan Sebut Tekanan PDAM Gresik Di Sejumlah Tempat Loyo

D73A7FA6-2B2A-4E87-AC74-FA41EC74911A

Gresik , Jagadpos.com.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menyebut jika problem atau permasalahan di Perusahaan Daerah Air Minum Giri Tirta (PDAM Gresik) sangatlah kompleks sehingga butuh perbaikan dan kerja keras agar kinerja bisa lebih baik.

Sebelumnya, pelanggan PDAM mengeluhkan jika distribusi air tidak lancar. Bahkan, air tidak keluar. Hal ini membuat para pelanggan terpaksa membeli air bersih tangki untuk mencukupi kebutuhan air.

Menanggapi hal itu, Wakil Komisi 2 DPRD Gresik M Syahrul Munir mengatakan, tidak adanya rumah pompa membuat distribusi air terganggu sehingga pelanggan di wilayah Kecamatan Manyar terdampak.

“Jadi salah satu penyebab tekanan air jadi loyo. Daerah Manyar bagian utara justru yang paling terdampak, yaitu sekitar Manyar Kompleks karena daerah tersebut menjadi titik terjauh distribusi air,” katanya, Rabu (10/2/2021).

Syahrul melanjutkan meskipun jumlah pelanggan Manyar Komplek (Manyarejo, Sidomukti dan Sidorukun) sekitar sepersepuluh dari pelanggan daerah Desa Suci. Namun mereka adalah pelanggan lama yang seharusnya mendapat perhatian lebih.

“Jadi, masih banyak PR sana-sini. sementara waktu ini soal kerja keras saja. PDAM harus mampu mengatur alur distribusi air sehingga mampu melayani kurang lebih 100 ribu pelanggannya baik dari perusahaan maupun rumah tangga,” ungkap dia.

Politikus Muda PKB ini menilai masalah yang ada di PDAM sangat kompleks. Secara infrastruktur, faktanya belum memadai. Seperti pipa yang tua serta belum adanya rumah pompa.

Dalam rapat terakhir dengan komisinya, Syahrul mengaku rencana bisnis PDAM dianggarkan 39,49 Miliar dengan luasan lahan 3000 m2, dan perencanaan pekerjaannya pada tahun 2024.

“Jangan sampai PDAM jadi Perusahaan Daerah Angin Mabuk. Kalau keran dibuka keluarnya angin dan buat pelanggan menjadi mabuk,” terangnya.

Sementara itu, usai menghadiri kegiatan HPN Komunitas Wartawan Gresik pada Selasa (9/2/2021) kemarin, Dirut PDAM Siti Aminatus Zuriyah menyatakan saat ini pihaknya terus fokus bekerja memperbaiki kinerja PDAM.

“Kita fokus kerja saja ya. Saya harap teman-teman wartawan bisa menyampaikan informasi dengan benar. Biar masyarakat tak mendapatkan berita yang simpang siur, dan sepotong-sepotong, dan dapat langsung dari sumber yang benar,” ujar Dirut PDAM.

Perempuan yang karib disapa Risa ini mengaku sudah bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yakni Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah terkait program PDAM ke depan.

“Kami fokus kerja. Bahkan sudah bertemu bupati dan wabup terpilih untuk menyamakan presepsi,” ungkap dia menanggapi layanan yang dikeluhkan pelanggan. Sementara dewan menyebut masalah PDAM Gresik sangat kompleks./ET.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *