Next Post

Berawal Dari Kop Daftar Hadir,BPD Kebaman Maklumi Kesalahan Sekretariat

58B6BD3F-CE12-4A18-9F4F-C350F9E11A7A

Banyuwangi – Kepala Desa Kebaman,Kecamatan Srono,Alif Burhanudin S.Pd beserta ketua BPD Kebaman,Edy Prasetyo, SE, MM.,memberikan penjelasan secara gamblang terkait pemalsuan tanda tangan yang diduga dilakukan oleh Sekretariat,dalam hal ini dipimpin oleh Sekretaris Desa dan Bendahara Desa setempat,Selasa (29/6).

Alif menjelaskan,ihwal persoalan tandatangan BPD yang di palsukan itu berawal dari kesalahan kop daftar hadir dalam rapat perubahan APBDes 2020.

“Sekretariat yang dalam hal ini dipimpin oleh M. Irfan selaku Sekretaris Desa dan Citra Apriliani selaku bendahara desa sudah memberikan penjelasan terkait tanda tangan tersebut di saat Rapat Koordinasi dan klarifikasi kepada BPD,” terangnya.

Alif menambahkan,sekretariat kala itu baru menyadari terdapat kekeliruan pada kop daftar hadir ketika rapat perubahan APBDes 2020 telah usai di gelar,saat itu menjelang batas waktu Pemdes Kebaman harus menyerahkan dokumen perubahan APBDes 2020 ke pemerintah daerah Banyuwangi.

“Dengan tidak merubah isi dokumen APBDes 2020 selain hanya mengganti daftar hadir,semua terjadi karena situasinya mendesak,dokumen perubahan 2020 harus segera di sampaikan ke Pemerintah Daerah karena deadline waktu terkahir, saat itu” imbuhnya.

Untuk diketahui,sebelum persoalan itu mencuat di lini media massa,BPD bersama Pemdes Kebaman sudah melaksanakan rapat koordinasi dan klarifikasi yang saat itu berlangsung  di ruangan kepala desa pada hari Kamis (17/06/2021) lalu.

Dalam rapat tersebut selain dihadiri Kepala Desa Kebaman beserta seluruh perangkat desa,juga turut dihadiri Edy Prasetyo, SE, MM selaku Ketua BPD beserta anggota lainnya,namun satu anggota BPD tidak bisa hadir dikarenakan izin berpergiaan waktu itu.

Kesimpulan rapat terkait persoalan tandatangan anggota BPD dalam daftar hadir rapat perubahan APBDes 2020,pihak BPD menegaskan tidak mempermasalahkan hal tersebut dengan menimbang situasi saat itu mendesak,namun demikian pihak BPD meminta agar hal tersebut tak terulang kembali.

Menanggapi hal itu,Kepala Desa Kebaman dalam rapat koordinasi dan klarifikasi yang mewakili sekretariat meminta maaf kepada BPD dan berjanji kedepan pihaknya akan lebih berhati-hati dan teliti.

Sementara itu Edy Prasetyo, SE, MM ketua BPD Kebaman,saat di konfirmasi menegaskan terkait tandatangan yang di palsukan itu pihaknya memaklumi dan tidak akan mempermasalahkan.

“Saya mewakili seluruh anggota BPD Kebaman tidak mempermasalahkan adanya tandatangan yang dipalsukan,karena secara rinci sekretariat sudah memberikan penjelasan,memang sikonnya mendesak, namun kami meminta hal itu tidak akan terulang lagi, itu yang pertama dan yang terakhir kali,” tandas Edy.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Dapatkan berita terupdate kami.

ban11

Recent News