Next Post

Lagi, Jalur Tengkorak Bungkal – Ngrayun, Ponorogo Makan Korban

Ponorogo – Sebuah truk bermuatan jerami mengalami kecelakaan (laka) tunggal di jalur tengkorak Bungkal – Ngrayun (telulikuran) Desa/Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo sekira pukul 16.30 WIB.

Truk dengan kabin warna biru kombinasi kuning nopol AD 1596 ND, mengalami kecelakaan tunggal. Peristiwa ini terjadi diduga akibat sopir kurang konsentrasi sehingga tidak bisa mengendalikan laju truk saat melalui tanjakan tersebut.

Sopir atas nama Sunarji (28) dan kernet Ivan (24), keduanya warga Dusun Ngrancah, Desa Gajah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo.

Menurut penuturan Sunarji, jerami yang dibawanya berasal dari Desa Kemuning, Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo. Sekira delapan kwintal jerami ini kemudian dibawa menuju desanya.

“Sebelum melewati Tempat Kejadian Perkara (TKP) saya sempat menghentikan truk untuk mendinginkan mesin selama 15 menit,” cerita Sunarji saat ditemui di lokasi.

Kemudian, Sunarji melanjutkan perjalanan dengan meyakini kendaraannya masih dalam kondisi laik jalan dan tidak merasakan firasat apapun. Namun. sekira satu kilometer dari tempat istirahat, truk yang dikendarai ternyata tidak bisa melalui tanjakan tersebut.

“Biasanya saya kalau lewat tanjakan ini dengan masuk perseneling dua tetap bisa naik. Namun, saat kejadian ini truk tidak kuat menanjak kemudian merosot dan menabrak tebing hingga terguling ke sisi truk,” terang Sunarji.

Akibatnya, kabin depan truk ringsek, lampu sein bagian kiri pecah, kaca pecah dan pintu bagian kiri ringsek. Ditaksir kerugian dialami sekira Rp 15 juta. “Kalau muatan jeraminya enggak ada masalah, karena masih bisa dievakuasi dengan truk lainnya. Namun untuk kondisi truk harus diperbaiki, karena rusak parah,” kata sopir.

Laka tunggal ini mendapat pengamanan dari babinsa Koramil 0802/12 Ngrayun. “Laporan dari masyarakat masuk ke petugas piket sekira pukul 18.30 WIB, kemudian kami langsung meluncur TKP untuk membantu pengamanan evakuasi laka ini,” ujar Serda Tri Mulyono, anggota Koramil 0802/12 Ngrayun.

Lebih lanjut Tri mengatakan, dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa dan luka berat. “Jalur tanjakan ini memang sering terjadi kecelakaan. Sedangkan, untuk kejadian laka kali ini diduga sopir kurang konsentrasi ketika melalui tanjakan. Untuk lokasi laka juga kurang penerangan, jadi diimbau para pengendara ketika melewati jalan ini perlu waspada,” pungkas Tri. (one/ard)

 

 

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Dapatkan berita terupdate kami.

ban11

Recent News