Next Post

KH. Achmad Baidhawi Mantan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Berpulang Ke Rahmatullah

Mojokerto, jagadpos.com – Innalillahi wainna ilaihi rajai’un KH. Achamad Baidhawi berpulang ke rahmatullah. Almarhum wafat di Rumah Sakit Sakinah jalan R. A. Basoeno Sooko Mojokerto pada hari Jum’at tanggal 29 Januari 2021 sekitar jam 04.00 Wib. karena sakit.

Sekitar Gus Barta pukul 10.15 Wib. ambulannce RS. Sakinah yang membawa almarhum KH. Achmad Baidhawi tiba di rumah duka Gg Sawahan (Songoyudan) Mojosari. Disambut oleh para tetangga, keluarga dan handai taulan yang sudah sejak pagi berdatangan untuk bertakziah memberikan penghormatan terakhir kepada Almarhum.

Tampak hadir di rumah duka pagi itu Wakil Bupati Mojokerto Terpilih H. Muhammad Al-Barrra, Lc., M. Hum (gus Barra), H. M. Shaleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, H. Faizun Camat Mojosari, Wakil Ketua DPC PKB Khusnun bersama Heri Ernawan, para Timses Ikbar H. Shobirin, Kayyan, Thoyib, Bagio dll.

Gus Barra diminta berkenan menjadi imam shalat jenazah dan memberikan sambutan atas nama keluarga begitu yang disampaikan oleh MC melalui speaker. Sejenak kemudian Gus Barra maju mendekati jenazah almarhum KH. Achmad Baidhawi yang berada di dalam mobil ambulance diparkir disebelah rumah duka karena pemakaman menggunakan disiplin protokol kesehatan cocod-19.

Para jamaah segera menyusun shaff diebalakang imam shalat jenazah Gus Barra. Sebelum memulai shalat Gus Barra mengingatkan lagi kepada para jamaah tata cara shalat jenazah. Yaitu empat kali takbir tanpa rukuk dan sujud. Takbir pertama baca Al-Fatihah, takbir kedua baca Shalawat Nabi, takbir ketiga membaca doa Allahummaghfirlahu warhamhu Wa afihi wa afuanhu dan takbir keempatnya membaca doa Alahumma latahrimna ajrahu wala taftinna bakdahu waghfirlana walahu kemudian salam.

Selesai megimami shalat jenazah, Gus Barra kemudian memimpin doa memohon ampunan dan rahmat bagi almarhum kepada Allah Subhanahuwata’ala. Selanjutnya memberikan sambutan atas nama shahibul musibah.

Gus Barra mengatakan : “Saya atas nama kelurga almarhum menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para bapak dan ibu hadirin yang memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Dan saya mohon doa nya semoga almarhum KH. Achmad Baidhawi khusnul khatimah”.

“Saya atas nama keluarga almarhum KH. Achmad Baidhawi jika ada sangkutan apa saja dengan almarhum mohon segera diselesaikan dengan menghubungi saya”, pungkas Gus Barra.

Sesaat kemudian jenazah diberangkatkan menuju makan Islam kelurahan Sawahan untuk dikebumikan, yang berjarak sekitar 200 m dari rumah duka.

Kegiatan terakhir almarhum KH. Achmad Baidhawi adalah menjadi Penasehat Tim Sukses paslon Ikbar (Ikfina-Barra) Pilkada Mojokerto Tahun 2020, bersama H. Ayub Busono L Ketua DPC Partai Demokrat dan Prof. DR. KH. Asep Syarifuddin Chalim, M. Ag Pemangku Pondok Pesantren Amanatul Ummah Kembangbelor Pacet Mojokerto yang ayahannda Gus Barra.

Terpantau almarhum KH. Ahmad Baidhawi aktif hadir mengikuti kampanye Ikbar selama 71 hari (September-Desember 2020) hampir tak pernah absen, kecuali setiap hari Jumaat tak bisa hadir karena harus menjalankan dakwah menyampaikan khotbah Jumat di masjid-masjid.

Catatan yang ada pada kami, almarhum KH. Ahmad Baidhawi wafat pada usia 70 tahun meninggalkan dua orang anak yang keduanya sudah berumah tangga. Yang laki-laki tinggal di Perumahan Griya Pedukuhan Asri Mojosari dan yang perempuan tinggal bersama suami di rumah duka. Istri almarhum cuma satu dan wafat jauh mendahului. Almarhum memilih duda dan tidak nikah lagi.

Almarhum KH. Achmad Baidhawi pernah menjadi Ketua GP Anshor Mojokerto, menjadi Caleg PPP Mojokerto, pernah menjadi Sekretaris DPC PKB Mojokerto periode awal PKB, menjadi Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, Menjadi Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, terakhir menjadi Plt Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Mojokerto. (lin).

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Dapatkan berita terupdate kami.

ban11

Recent News