Next Post

Gudang Barang Bekas Dilalap si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Mojokerto – Gudang barang bekas di Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto terbakar, Jumat (24/7/2020) dini hari. Gudang yang terletak di Jalan Raya Perning, tepatnya di sebelah SPBU Perning adalah tempat penyimpanan dan penyortiran plastik serta karton (kardus) bekas milik H. Sutiman (67), warga Dusun Sidoduwe, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis.

Penuhnya material membuat api sangat sulit dipadamkan. Hingga tengah hari, petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mojokerto masih berusaha memadamkan api agar tidak merembet ke SPBU. Karena menjelang siang, arah angin bertiup ke arah barat dimana SPBU berada.

“Saat ini tinggal pembasahan, sudah tidak ada kobaran api. Hanya saja jika tidak dilakukan pembasahan, masih berpotensi terbakar lagi, karena masih ada bara di dalamnya. Apalagi ini musim kemarau,” kata salah satu petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekira pukul 03.30 WIB api mulai menyala di bagian belakang gudang. Sutiman yang saat itu tengah tertidur tak bisa berbuat apa-apa. Saat terbangun dia hanya sempat membawa keluar pesawat televisi miliknya. Namun akhirnya, televisi tersebut meleleh akibat uap panas dari kobaran api yang semakin mambesar.

“(Saat kejadian) tadi tidak ada orang. Saya hanya bisa teriak minta tolong kepada tetangga sekitar. Tapi api semakin membesar,” katanya sambil menatap tempat usahanya yang menyisakan reruntuhan dan sampah sisa kebakaran.

Kondisi gudang barang bekas yang terbakar di Jalan Raya Perning, Kamis (24/7/2020) dini hari. (ian/jponline.id)

Melihat kondisi yang luluh lantak, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Kapolsek Jetis, Kompol Suhariyono yang hadir di tempat kejadian perkara bersama jajarannya mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan faktor penyebab terjadinya kebakaran.
“(Kasus ini) masih dalam taraf penyelidikan, pemilik dan juga saksi-saksi masih kita mintai keterangan,” kata Kapolsek.

Akibat kebakaran ini, aliran listrik sempat padam akibat kabel yang melintas di atas gedung putus terbakar, bahkan dua tiang listrik yang berada disebelahnya miring akibat tertimpa reruntuhan. Dua unit mobil berisi petugas, satu mobil sebaguna dan satu truk dari PLN diterjunkan mengatasi masalah ini. Hingga menjelang salat jumat, pekerjaan tersebut baru selesai dan listrik bisa menyala kembali. (ian)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *