Next Post

Pembinaan LSM dan Ormas Mojokerto Tahun 2021 Albarra Wakil Bupati Mojokerto : ” Jangan negatif thinking dulu “.

Wakil Bupati Mojokerto Saat Memberikan Sambutan
Wakil Bupati Mojokerto Saat Memberikan Sambutan

Wakil Bupati Mojokerto,jagadpos.com – ” Jangan negatif thinking (berprasangka buruk kepada pemerintah daerah) “, kata Wakil Bupati Mojokerto Albarra dalam sambutannya dihadapan seratus orang ketua LSM dan Ormas.

Kejadian tersebut berlangsung pada hari Senin, 10 Mei 2021 sekira jam 16.00 Wib. bertempat di hall Nanggala Hotel Vanda Gardenia Ketapanrame Trawas kabupaten Mojokerto.

Acara itu diselenggarakan oleh Ba kesbangpol (Badan kesatuan bangsa dan poltik) Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Kegiatan itu dikemas dalam acara Pembinaan LSM dan Ormas kabupaten Mojokerto Tahun 2021. Dengan mengambil tema : “Bersatu dalam perbedaan, Harmoni dalam kebhinekaan, Bekerjasama untuk Mojokerto bangkit dan maju”.

Maksud dari apa yang dikatakan oleh Gus Barra adalah barangkali ada usulan atau aspirasi yang telah disampaikan kepada kami lewat audensi belum kelihatan ada reaksi kegiatan. Itu bukan gak direspon, bukan gak diperhatikan dan bukan tidak ditindak lanjuti. Akan tetapi kami sedang mencatikan jalan keluar atau solusinya yang terbaik.

Solusi yang diambil oleh pemerintah daerah memang tidak gampang karena banyak perundang-perundangan yang mengaturnya mesti diperhatikan supaya tidak menabrak peraturan, masih kata Gus Barra.

Drs. H. Yo’ie Afrida S Djati, SH., M.Si. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam laporannya mengatakan : ” Pak Wabub ini kondisinya mendesak, puasa segera berakhir teman-teman pada tanya terus kapan buka bersama dilaksanakan seperti rutin tiap tahunnya. Uang baru cair hari Jumat yang lalu. Lalu langsung saya bikin undangan. LSM yang terdaftar ada 203 dan Ormas 209 jadi total 412. Yang kami undang hanya 70 saja. Lainnya gantian karena terkendala proses covid-19. Tapi yang hadir 100 orang lebih “.

” Kegiatan ini merupakan kegiatan yang pertama di tahun 2021 ini. Tujuannya membuka ruang komunikasi antara LSM dan Ormas dengan stake holder yang lain Pemkab, forkopimda dll agar trjadi sebuah kerja sama yang baik, sinergis, harmoni, bersatu untuk mewujudkan Mojokerto yang maju, adil dan makmur “, sambung Yo’ie.

” Untuk tahun depan kami usulkan pembinaan terpisah antara LSM dan Ormas. Mohon kepada bapak Wabup pengalokasian anggaran diperintahkan kepada tim anggaran untuk mengaturnya “, pungkas Yo’ie.

” LSM dan Ormas merupakan bagian penting dari jalannya sebuah pemerintahan. LSM dan Ormas harus bahu membahu dengan elemen bangsa yang lain membantu mengawasi jalannya pemerinhan agar terjadi pemerintahan yang bersih dan berwibawa, akuntabel dan menjadi good governance ‘, kata Gus Barra dalam sambutannya.

“Saya berpesan kepada para ketua LSM dan Ormas, agar dalam situasi menjelang hari raya dan diterapkannya larangan mudik lebaran terkait prokes Covid-19. Untuk ikut menciptakan kondisi yang kondusif, damai, sejuk, harmoni dan menjaga persatuan dan kesatuan “, kata Gus Barra lagi.

Setelah dimulai acaranya dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjut dengan pembacaan do’a oleh KH. Syaiful Anwar, dengan moderator bapak Rohul, diteruskan laporan oleh kepala bakesbangpol, sambutan pengarahaan dan pembukaan acara oleh H. Muhammad Albarra, Lc. , M.Hum Wakil Bupati Mojokerto. Dan kemudian break takjil dan buka puasa diteruskan dengan Sarasehan dengan tiga Nara Sumber Didik Khusnul Yakin Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kabag Pemerintahsn Rachmad S dan Kasat Intel Polres Mojokerto Jupri. (Lyn)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *