Next Post

Bupati Madiun : One Gate Sistem Hanya Unttuk Memudahkan Pengawasan

Bupati  Madiun H. Ahmad Dawami bersama ketua DPRD Kab. Madiun Fery, Kapolres Madiun Bagoes. W
Bupati Madiun H. Ahmad Dawami bersama ketua DPRD Kab. Madiun Fery, Kapolres Madiun Bagoes. W

Madiun, Jagadpos.Com – Lantaran masih ada pihak yang salah paham mengenai pemberlakukan one gate sistem (satu pintu masuk di setiap desa), maka Bupati Madiun H. Ahmad Dawami angkat bicara untuk melakukan klarifikasi. Menurutnya, one gate sistem ini bukan untuk menutup total kegiatan masyarakat, hanya untuk memudahkan tim satgas desa dalam rangka mengawasi warga yang masuk dan keluar dari desa. Hal ini sudah kita lakukan sebelum PPKM berskala Mikro yang di keluarkan pemerintah pusat, yakni melibatkan RT RT untuk berperan aktif.

“Contoh, ketika ada warga dari luar Kabupaten Madiun diwajibkan untuk bisa menunjukkan hasil swab antigen atau rapid antigen, maka mereka harus bisa menunjukan surat keterangan itu dengan hasilnya negatif. Kalau ada yang tidak sesuai dengan hal tersebut maka tidak boleh masuk,” jelas Bupati Madiun,rabu (10/2/2021).

Seperti pedagang, lanjut Bupati, juga boleh berjualan ke desa-desa asalkan mereka menerapkan protokol kesehatan. Begitupun warga yang berkegiatan juga dipersilakan asal tetap menerapkan protokol kesehatan. Dan ini semua butuh pengawasan, sehingga satu pintu ini dibutuhkan untuk memudahkan pengawasan itu.

“Jadi tidak ada pelarangan apapun, kecuali hanya untuk pengawasan mengingat SDM kita tidak memungkinkan untuk mengawasi semua jalan masuk ke desa, disini peran masyarakat sangatlah penting dalam rangka menekan penyebaran covid-19 dilingkungannya,” tandas Bupati Madiun.(s.rud)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Dapatkan berita terupdate kami.

ban11

Recent News