Next Post

YLPK PERARI Kembali Menggugat PT. Toyota Astra Finance Cabang Bandar Lampung

614F2194-CB47-41CE-B37C-9F7C83B741B3

Pesawaran Lampung.Jagadpos.com-Diduga  Akbiat Melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Perjuangan Anak Negeri (YLPK PERARI)  menggugat Perusahaan Pembiayaan  PT. Toyota Astra Finance Cabang Bandar Lampung  dengan Nomor Perkara : 24/Pdt.G/2021/PN/Tjk

Berdasarkan Surat Kuasa Tertanggal 22 Februari 2021 Ari Wijaya selaku Penerima Kuasa dari Rizki Febrianto Mendaftarkan Gugatan Ke Pengadilan Negeri Tanjung Karang Dalam Sidang Perdananya Ari Wijaya menyampaikan kepada awak media

“Untuk sidang perdana hari ini dengan Agenda Panggilan Para Pihak Tergugat tidak hadir tanpa alasan, sidang di tunda 1 minggu” Ujarnya(Senin, 15/3/21)

“Kami berharap persidangan ini tidak berkepanjangan, selesai di mediasi saja tetapi apa yang sudah kami paparkan di mediasi pihak tergugat mau menerimanya” tambahnya

Yang mana YLPK PERARI Lembaga yang bergerak di Bidang Perlindungan Konsumen sekaligus Pengemban Amanah  Undang – undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) jelas bahwa konsumen berhak mendapatkan Perlindungan Hukum Baik Perdata atau Pidana,

Setiap orang dijamin haknya untuk menyampaikan pendapat dan keluhan atas barang dan jasa yang dikonsumsi nya, sebagaimana tertuang dalam Pasal 4 huruf “a”  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) Menyatakan *”a. Setiap Konsumen berhak diperlakukan secara benar dan jujur serta tidak diskrininatif”*

Kendati demikian, belum banyak konsumen yang menggunakan hak tersebut, Salah satu alasan ialah ketidaktahuan setiap  Konsumen, kemana dan bagaimana cara menyampaikan keluhan dengan baik dan benar.

Ditempat terpisah Ketua Umum YLPK PERARI HEFI IRAWAN.SH., Melalui SEKJEND YLPK PERARI DPC SERANG RAYA RAHMAT ZAMZAMI menyampaikan

“Harapanya kepada para Konsumen yang merasa di rugikan oleh Pihak Perusahaan Pembiayaan / lesing yg memakai jasa debt collector untuk melakukan  penarikan secara paksa tanpa prodesur kendaraan yang  masih dalam kredit berjalan jangan merasa takut untuk melaporkan tetang hal kejadian yang di Alami konsumen”

“kami YLPK PERARI siap Menerima pengaduan  dan laporan baik delik Aduan atau Temuan  dari konsumen Memberikan perlindungan hukum kepada semua masyarakat yang merasa  di rugikan oleh pelaku usaha pengusaha yang melakukan tindakan semena-mena yang telah mengabaikan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tutupnya.(Muhaidin.ib/tim)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *