Next Post

Terkesan Tidak Jelas Penggunaan Dana Desa Cimanuk Jadi Pertanyaan

3914DA83-CC77-436D-86C7-CEBB62CC67E4

JAGADPOS-Pesawaran-Lampung

Pelaksanaan pembangunan desa

tidak transparan dengan masyarakat,

Yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Cimanuk Way Lima Kabupaten Pesawaran, Kamis (17/06/2021).

Dipertengahan tahun ini pemerintahan desa Cimanuk melakukan beberapa pembangunan diantaranya PAUD, PAMSIMAS, TPT dan Lapangan Desa. Namun disemua lokasi itu tidak didapati papan informasi sebagai bentuk keterbukaan terhadap publik, Terutama masyarakat sekitar,

Selain itu juga, tidak terlihat Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dilapangan yang mengawasi jalannya pembangunan itu seperti halnya pembangunan PAUD yang diperkirakan sudah mencapai 70% saat tim media menyambangi lokasi pembangunan tersebut.

Fitra, selaku Kaur Pemerintahan yang semula tidak mengaku sebagai pengawas bahkan TPK dari PAMSIMAS itu sedikit memberikan keterangan bahwa PAMSIMAS ini dari PU PERKIM dengan dana DAK.

“Sebenarnya ini SPAM dibawah PAMSIMAS yang menggunakan dana DAK dari PU PERKIM dengan target 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), tapi saya tidak tahu berapa anggarannya,” Pernyataan fitra “,

Lain hal dengan fitra,

Sekdes M. Aten menjelsakan terkait pembangunan itu karena Khorullah (Uwen) selaku Kepala Desa tidak dikantor sedang menghadiri Rakor di Kecamatan, memberikan keterangan.

“Eko Handoko sebagai Kaur Kesra selaku TPK dari pembangunan TPT, Lapangan dan PAUD itu, dan berapa besaran anggaran semuanya itu saya tidak tahu karena saya belum baca dan belum terverifikasi oleh saya selaku Sekdes,” urainya. Saat di konfirmasi oleh awak media J,P dkk

Lanjut Sekertaris desa (sekdes) M.Aten,,

Kalau mengenai tanah lapangan yang masih dibangun itu saya juga tidak tahu, apakah tanah kavling itu dibeli oleh kades dengan uang pribadi atau bukan dan apakah hanya untuk guna pakai atau dihibahkan nantinya. Tanya saja Lurahnya,Karena sampai sekarang saya belum bisa koordinasi/ngobrol dengan pk.Kades, karena beliau banyak kesibukan, saya takut dia tersinggung Imbuh nya ,,””

Sementara jelas, Pak Sofian selaku pemilik tanah yang dikavlingkan itu dengan ukuran (12x19m) menerangkan bahwa Kades Uwen mengambil tiga kavling tanah yang dibayar oleh istrinya dengan nilai per kavling 20.00000 (Dua.puluh.juta rupiah) tutp nya,””

(Zohir/Team)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *