Next Post

Terkesan Asal-Asalan Proyek Irigasi Desa Kota Dalom Tidak Sesuai Spek Demi Meraup Keuntungan

2F337491-37A5-4A34-98EB-048EEDAD9386

Lampung,Jagadpos.com – Tidak terpasang  ada nya  pagu papan plang  anggaran proyek irigasi IPDMIP ( DI ) wilayah way awi II, yang ada di desa kota dalam kecamatan way lima, kabupaten pesawaran,  terkesan asal-asalan  belum jelas sumber dana angaran nya, di duga proyek siluman tidak ada  keterbukaan publik Sabtu (29/05/2021).

Saat awak media menyambangi, proyek Bendungan saluran irigasi  tersebut,  yang  terletak  di daerah Way Awi II, desa Kota Dalam Kec. Way Lima, Kabupaten Pesawaran,terkesan  asal – asalan dalam pengerjaan nya.

bendungan saluran irigasi yang tidak jelas bersumber dari mana anggaranya siapa pemborong dan pelaksana nya, proyek di  duga siluman, demi meraup keuntungan tidak sesuai spek kualitas.

Salah satu warga desa kuta dalam,kecamatan way lima, saat di mintai keterangan oleh awak media, bahwa memang betul mas” pengerjaanya asal jadi dan amburadul tidak sesuai kuwalitas nya, dari anggaran yang sangat besar.

Dan saya sudah mempertanyakan sebelumnya dengan pekerja, ini proyek apa dan anggaran nya berapa, Ucapnya’  tidak tahu karna kami hanya sebagai pekerja.

Lebih lanjut keterangan warga, berdasarkan yang saya amati mas” dugaan proyek sengaja di tutup-tutupi oleh pihak pemborong dan pelaksana,dan juga pagu anggaran  nya tidak terpasang, karna saya juga sebagai masyarakat ingin ikut mengawasi proyek bendungan irigasi, seharus nya pengelolaan uang negara, harusnya pihak pemborong ada keterbukaan agar masyarakat yang ada di desa kuta dalom tahu  dan ikut bekerja mengawasi, dan pemasangan batu pondasi , saya lihat kurang pas tidak memakai sepatu matras dan asal-asalan , yang  seharus nya di gali dahulu  agar bangunan kokoh kuat tidak mudah ambruk.

Dan dari adukan lebih banyak pasir nya  dari pada semen,

tukang pekerjanya orang dari pringsewu tidak melibatkan masyarakat lokal desa kuta dalam.

Pemasangan dinding hanya berupa tempelan , adukan nya mentah, kuwalitas nya pun patut di ragukan, karena tidak sesuai dengan spek rap yang ada.

sangat disayangkan  proyek bendungan saluran irigasi  ini telah terjadi penyimpangan untuk meraup ke untungan pemborong dan pelaksana, terindikasi adanya kerugian Negara  dalam pelaksanaan nya,

Di duuga dilakukan oleh pemborong dan  Pelaksana Kontrak proyek tersebut,  dengan ingin mencari keuntungan  . terlebih untuk memperkaya Diri,  dengan cara merugikan keuangan Negara.Tandas warga”.

Lebih lanjut awak media, menanyakan lagi  ke para pekerja,yang enggn ingin di sebutkan namnya, kami hanya pekerja dan tidak tau apa-apa,baik soal anggaran proyek ini ,atau yang lainya karna kami ini hanya upahan buruh harian mas” dan gambar pekerjaan ini pun kami tidak pegang kami hanya bekerja kami juga bukan warga masyarakat desa Kuta Dalom kami dari pringsewu mas” Ucapnya.

Dan awak media menanyakan pemborong dan pelaksana proyek irigasi,  kepada para pekerja,  ucap’ bahwa pelaksana sedang keluar mas” kami tidak tahu menahu.

Lebih lanjut awak media, mendatangi  Ketua P 3A, di kediaman rumah nya, Desa Kuta Dalom, untuk dimintai keterangan tentang sumber  pagu anggaran  proyek bendungan saluran irigasi tersebut, ketua P3A tidak ada di kediaman nya.

Penulis – Mn.ib

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *