Next Post

Seorang jurnalis Di Sidoarjo Diancam Tiga Preman Sambil Membawa Clurit

B8C0C465-49D2-488C-B046-EF39F10F7F79

Sidoarjo Jagadpos.com Setiap Pekerjaan mengandung resiko,apalagi profesi nya Jurnalis atau wartawan.yang kadangkala Sering bersinggungan baik dengan Pemerintah dan Masyarakat itu sendiri.tak jarang mereka dapat Ancaman baik secara Fisik dan Secara Verbal.

Purwanto Salah seorang Jurnalis media online infopol mengalami Pengancaman disertai intimidasi di Desa Wedoroklurak RT. 08 RW. 02 Kelurahan klurak di gruduk sama orang yang Tidak Bertanggung Jawab. kejadian tepat hari rabu- 14-04-2021 Jam 16.00.Pelaku berinisial LM ini berserta dua rekan nya Mendatangi rumah Purwanto dengan membawa clurit.tapi pada saat itu Purwanto tidak ada di rumah sedang Bekerja di luar.

Berhubung yang bersangkutan tidak ada di rumah,Di rumah hanya ada adik nya  Purwanto bernama Siti Holipah beserta Ibu nya dan anaknya Purwanto,tak pelak lagi mereka menjadi Sasaran Amukan Tiga orang yang tidak bertanggung jawab ini.

Saat Infopol Dan Jagadpos.com menelusuri dan investigasi Di lokasi kejadian,sesuai dengan kesaksian atau Pernyataan dari adik nya Purwanto beserta Ibu nya,”emang benar mereka melakukan pengancaman,bahkan sampai berapa kali mereka datang kerumah sambil gedor-gedor kaca Jendela,dengan menenteng clurit dan bahkan sambil berucap mana Purwanto biar saya bunuh saya takut mas apa lagi sampai Dibentak-bentak begitu”jelasnya

Bahkan Patut   Sangat di sayangkan Pelaku Pengancaman ini masih Tetangga dan satu kampung dengan Purwanto.dan Purwanto ini masih kenal dengan pelaku.

motif dan tujuan dari si pelaku ini belum jelas,bahkan saat korban dalam hal ini Purwanto melaporkan kejadian ini ke Polsek Candi,pihak Kelurahan Ber insiatif untuk memediasi persoalan ini dengan cara muswarah dan di selesaikan secara kekeluargaan,sesuai dengan pernyataan Bapak Ruri selaku Perangkat Desa setempat”Saya akan Berusaha mas untuk menemukan pelaku dan mempertemukan sama korban(Purwanto) ,mengingat Mereka itu warga saya,dilema saya.Jadi Beri saya waktu 1x 24 jam untuk menemukan pelaku agar persoalan ini Bisa di selesaikan secara baik-baik,kalau memang 1 x 24 jam saya tidak bisa menemukan pelaku ya semua nya terserah mas Purwanto”pungkas nya

Bahkan sampai berita ini di turun kan tidak ada Itikad baik dari pelaku atau pun keluarga pelaku untuk menyelesaikan Permasalahan ini,atau pun di wakili dari keluarga pelaku untuk memohon Maaf Akhir nya mau tidak mau Purwanto dalam hal ini sebagai korban mengambil langkah untuk Melanjutkan Masalah ini ke ranah Hukum mengingat korban juga sudah Melapor ke Polsek Candi dan di tangani sama Iptu Bagas Kanit Reskrim Polsek Candi.Purwanto  membenarkan “biar lah mas saya serahkan sepenuh nya ke aparat hukum untuk menindaklanjuti permasalahan ini,biar ada semacam efek jera,Mengingat setiap mabuk mesti selalu mencari saya dan mengancam saya.walaupun masih tetangga tapi jelas kalau perbuatan nya sangat tidak di benarkan,apalagi sampai Mengancam adik dan ibu saya.itu bisa menjadi trauma buat mereka”jelas nya..

Aria Yuda selaku Kabiro Sidoarjo Media Infopol angkat bicara mengenai hal Tersebut, “Bagaimanapun dan apapun jenis intimidasi dan pengancaman apalagi dengan membawa sajam tidak dibenarkan dengan alasan apapun, akan kita kawal kasus ini sampai kapanpun,” ucapnya dengan nada tegas.(dhione & tim)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *