Next Post

Ormas GML DPD Pesawaran Temukan Dugaan Korupsi Kepala Sekolah SDN 11 Waykhilau

8B60096E-973C-4395-A8E7-6E0358B6D045

Pesawaran Lampung-JagadPos.com

Hasil investigasi  ormas Gml DPD Pesawaran  yang di ketuai oleh ( Rudi Sapari A.s ) bersama jajaran nya serta Awak Media di lapangan ditemukan dugaan korupsi di sekolah SDN 11 Waykhilau kabupaten Pesawaran (Minggu/21/03/2021)

Dari hasil investigasi sesuai  data penerima dana bantuan dari kementrian pendidikan dana Afirmasi  tahun 2020 yang di terima SDN 11 waykhilau kabupaten pesawaran Rp.60.000.000 diduga tidak transparan dalam penggunaan anggaran dan pembelajaan barang yang di beli oleh kepala sekolah diduga fiktif saat di konfirmasi barang yang di beli tidak ada di tempat

Menurut keterangan narasumber yang enggan di sebutkan nama nya memberikan keterangan,kepala sekolah SDN 11 dan SDN 19 saling pinjam meminjamkan barang apabila ada pemeriksaan

Saat di konfirmasi kepala sekolah ( Nur Laila Suar )  terkait dana afirmasi di belanjakan untuk pembelian komputer dan proyektor namun saat di pertanyakan barang  nya tidak ada di sekolah SDN 11,kepala sekolah menjawab ya ada di rumah saya.pungkasnya

Disisi lain terkait  Anggaran  dana ( DAK ) tahun 2020 senilai Rp.317.478.000 di peruntukan rehab

1.ruang guru Rp. 99.826.000 saat di cek di tempat  yang terealisasi hanya Cuma di pergunakan rehab perpustakaan saja,diduga tidak sesuai anggaran yang begitu besar karna hanya rehab bagian atas atap dan pelapon.

Rehab ruang kelas murid 3 lokal serta perlengkapan meja kursi, saat di konfirmasi kepala sekolah menjelaskan untuk pembelian 50 pasang meja dan kursi namun saat di kroscek hanya ada 8 pasang 10 pasang dan 12 pasang jumlah total = 30 pasang meja kursi belajar murid

Menurut keterangan warga yang tidak mau disebutkan nama nya, saya pernah melihat pihak sekolah SDN 11 waykhilau meminjam meja dan kursi menggunakan mobil mengangkut meja dan kursi dari sekolah lain SDN 19 waykhilau yang bertempat tidak begitu jauh dari SDN 11 tapi saya tidak tau untuk apa meja kursi itu saya hanya melihat kegiatan itu saja.pungkas warga

Keterangan lain dari hasil investigasi ormas gml DPD Pesawaran ,warga dan murid memberikan keterangan ada  salah satu guru honorer  yang tidak pernah masuk /mengajar sudah +- satu tahun namun masih menerima gaji honor guru tersebut serta menurut keterangan guru honor tersebut kabarnya sudah mengajar di sekolah lain,

Guru honor yang -+ 1 tahun tidak melakukan tugas tidak pernah ada hadir menurut keterangan  adalah anak kandung  dari kepala sekolah sendiri

Serta ada salah satu guru PNS sebagai penjaga sekolah yang tidak pernah aktip hampir satu tahun namun kepala sekolah sengaja seakan membiarkan  penjaga sekolah tidak pernah masup namun tetap menerima gajih

Terkait PNS yang tidak pernah aktip sudah melanggar UUD PP No  53 Tahun 2010 serta ada keterlibatan kepala sekolah yang membiarkan salah satu PNS tidak aktif

Ormas Gml DPD Pesawaran bersama awak media menemui ketua komite SDN 11 waykhilau ( Hamim ) saat dimintai keterangan menjelaskan selama ini merasa kecewa karna selama ini saya tidak pernah dilibatkan dalam hal kegiatan apa pun jadi sy tidak tau karna saya tidak pernah merasa menandatangani berkas apa pun untuk laporan ke dinas terkait pembangunan di tahun 2020 saya hanya di beri tugas mengawasi pekerjaan oleh kepala sekolah

Terkait permasalahan ini ormas gml DPD Pesawaran bersama awak media akan melaporkan dan mengawal  hal ini ke pihak yang berwenang terkait  dugaan korupsi  yang merugikan keuangan negara demi keuntungan pribadi.(muhaidin.ib/tim)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Dapatkan berita terupdate kami.

ban11

Recent News