Next Post

Klarifikasi Diduga Kuat Satresnarkoba Polres Gresik Lepaskan 3 Tersangka Driyorejo

IMG-20210318-WA0024

Gresik, Jagadpos.com ll Satresnarkoba Polres Gresik telah menangkap pemuda 3 tersangka warga Driyorejo dengan kegigihan pemberantasan Narkoba.
Tiga tersangka tersebut di gelandang di Polres Gresik di mintai keterangan terkait BB Narcotic jenis Sabu sabu
Selang hitungan berapa hari.

Sabu ternyata bisa ditukar dengan rupiah, seperti halnya di kekuasaan hukum wilayah Polresta Gresik diduga menerima upeti senilai Rp.110.000.000 (seratus sepuluh juta rupiah) terkait pelepasan tersangka pidana narkoba di Dusun Randupukah Desa Gadung Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik, dihimpun Selasa (16/03/2021).

Diketahui bahwa penggerebekan tersebut terjadi pada kemarin Sabtu (06/03/2021) sekira pukul 06.00 Wib, tersangka terdiri dari 3 (tiga) orang yakni, inisial AF (19), NW (27), ES (27) ketiga tersangka tersebut warga Ds.Gadung Kec.Driyorejo Kab.Gresik.

Menurut pengakuan dari salah satu keluarga tersangka mengatakan, bahwa pelepasan tersangka tersebut harus sesuai dengan nilai nominal yang ditentukan pihak kepolisan, namun dengan hasil tawar menawar hingga setuju dengan nominal Rp.110.000.000 rupiah.

“Awalnya pak polisi minta 150jt per kepala, tapi saya tawar terus menerus, hingga akhirnya deal 110jt”,ungkap salah satu keluarga korban.

Dilain tempat, Alif anak yang polos akhirnya menjelaskan di awak media saya di rumah Onyeng cuma minum aja dan posisi saya mabuk dan tidur waktu itu saya di tendang, saya bangun ada orang tujuh yang saya gak tau, dan saya di bawa bersama 2 orang teman saya ke mobil, di mobil saya di pukuli dan disuruh mengakui dari mana barang ini.

“Uang saya 300rb dan Hp dirampas, sampai saya dikeluarkan pun tidak dikembalikan, aku pingin duwek kro (uang dan) handphoneku balek (kembali) pak”,ujarnya

Praktisi hukum Adi laksmana S.H M.H asal kota Gresik angkat bicara, terkait penangkapan seharusnya pihak kepolisian menindak tegas sesuai dengan instruksi Impres residen dan Kapolri, “bukan main main money cash” di tubuh polri. Itu sudah melangar kode etik Polri, dan sangsi sangsi, mutasi atau di copot jabatannya sudah menanti bagi semua anggota atau jajaran Polri yang main main dengan Hukum.

Karena hukum di buat untuk ditegakan setegak tegaknya, tidak pandang bulu siapa saja yang sudah melawan atau melanggar hukum, sudah tentu sanksi atau hukuman menanti. Ucapnya.

Saat ini tim media online Jagadpos.com, masih menunggu jawaban Satresnarkoba saat di konfirmasi, namun hingga berita ini diterbitkan, Kasatresnarkoba tidak merespon, baik Via telepon atau Via WhatsApp 0822xxx.

Tim media Berusaha mecari kebeneran berusaha mendatangi Kasat Narkoba di kantor Polres Gresik pada hari jumaat 19/3/2021.10:12 pagi .tim mencoba klarifikasi terkait dugaan pelepasan satnarkoba polres gresik tidak membenar.bahkan tersangka di arahkan ke rehabilitasi Selama 1tahun Sesuai Inpres UUD RI no 35 tahun 2009 Tentang Penyalagunaan Narkotika Bisa dikatan korban,pecandu Melainkan Bandar.pengedar Wajib Untuk Di lakukan Rehabilitasi.Ucapnya Kasat Narkoba AKP.HERY KUSNANTO S.H M.H

(Dhione)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Dapatkan berita terupdate kami.

ban11

Recent News