Next Post

KADES BAYAS JAYA TEBAR VIDIO PENYANGGAH BERITA TERKAIT PEMOTONGAN INSENTIF

4C1426F3-E18F-4699-8532-E1702FC53CE3

Kasus dugaan pemotongan insentif

rt dan rw sampai kader posyandu

yang dilakukan oleh Darwis selaku kepala desa bayas jaya kecamatan waykhilau kabupaten pesawaran dinilai sudah menyalahi aturan, oleh pihak kecamatan setempat,

27 agustus 2021

Seakan tidak mau disalahkan atas tindakan  kepala desa bayas jaya

Yang sudah raup rupiah dari anggota aparatur demi keuntungan pribadi yang membantalkan wartawan menjadi alasan dan mengundang LSM GLAK prof juga DPC pesawaran

untuk membuat vidio statmen tidak bersalah yang sudah beredar meminta  aparaturnya untuk tidak mengakui kesalahan nya sesuai undangan intimidasi permohonan tolong kepada aparatur bayas jaya pada malam selasa yang di kumpulkan di rumah kades tersebut di rumah kedua nya kedondong taman jaya melalui via SMS grup aparatur yang berbunyi

((((Kades minta tolong kepada semua aparat untuk mengatakan bahwa kepala desa tidak melakukan  pemotongan seandainya di panggil kejaksaan apakah siap jadi saksi)))

Hal tersebut disampaikan kepada media JP malam rabu 25 Agustus oleh aparatur nya sendiri Iya menjelaskan bahwa pada malam itu kami di minta berkumpul malalui via grup  Watsap aparatur dirumah nya yang satu lagi di desa kdondong taman jaya , dempat warga setempat pun menanyakan seakan kaget dan bertanya ,ada apa kok apatarur bayas jaya kumpul semua disini

tanya warga itu terhadap kami ,

Dan kami diminta untuk membantu nya agar mengatakan bahwa tidak tidak ada pemotongan insentif pabila ada panggilan dari kejari pesawaran, dengan sedikit menekan  dan kami di suruh bersumpah di atas alkuran berjanji harus membantu nya imbuh nya,,

Lain daripada penjelasan aparat,

Doni salah satu wartawan media online kabupaten pesawaran

Mengatakan coba perhatikan  dengan seksama isi vidio itu karna dala untukm penjelasan disitu sangat jelas bahwa apa yang di sampaikan sejumlah rt dan kadus tekesan tidak natural  dan seperti agak takut seperti ada tekanan  ujarnya sambil melihat dan memperhatikan vidio yang dikirim oleh oknum kepala desa bayas jaya ,

Menurut doni kepala desa tidak perlu mengirim  vidio yang terkesan  rekayasa  karna kepala desa punya hak jawap klarifikasi kepada media yang membuat berita tidak perlu membuat buat  atau kirim vidio sanggahan yang kesan nya penyanggahan berita yang sudah beredar , Seharusnya kepala desa bisa klarifikasi  kepada media yang menurut nya tidak benar  sudah jelas uu pers juga mengatur tentang hak jawap dan media wajib menerbitkan tentak hak jawap dari kepala desa , terkait pemotongan insentif aparatur dan rt berikut kader posyandu di desa bayas jaya yang di benarkan oleh  zainudin selaku anggota Bpd setempat

Dan harus di ketahui juga bagi kepala desa ,, wartawan siapapun dan apapun media nya mereka tidak akan menerbitkan berita apapun isi tulisan/rilsan mereka kalau tidak ada bukti dan nara sumber  opini namanya kalau memang ga ada bukti dan nara sumber  pungaks Doni,,,,                 (zhr)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Dapatkan berita terupdate kami.

ban11

Recent News