Next Post

Kades Abdul wasih desa tanjung agung Selingkuhi masarakat

D598656B-243A-48FF-9032-A11E9E6ABF4B

Pesawaran lampung.jagadpos.com

Kades Abdul wasih desa tanjung agung kecamatan teluk pandan kabupaten pesawaran diduga selingkuhi dana desa tahun 2020 tidak transpanran terhadap masyarakat mencapai ratusan juta rupiah (Senin,05/04/2021)

Menurut keterangan dari sumber yang tak ingin di sebutkan namanya mengatakan kepada awak media ini,  di desa Tanjung agung ini mas kades Abdul wasih itu terkesan tertutup mas tidak ada keterbukaan terhadap masyarakat nya, bahkan jarang sekali ada di kantor desa, masarakat di sini mau buat surat menyurat pun kesulitan mendapatkan tandatangan  kades, kami curiga pada apa yang terjadi di desa ini karna kami selaku anak dari bapak katakanlah keluarga disini kami merasa di selingkuhi. terangnya.

Ketika media ini mendatangi narasumber yang lain, untuk mengali informasi lebih dalam terkait penggunaan dana desa pada tahun 2020 lalu, maka para narasumber tersebut menceritakan kepada awak media ini dengan terinci,

Begini mas mengenai dana desa tahun 2020 yang lalu itu, pembangunan/rehabilitas peningkatan jamban umum/MCK

Yang nilai anggaranya 147,875000

Itu tidak ada MCK nya,kalaupun ada di mana,?

Kegiatan penanggulangan bencana yang nilainya :75000,000,00.

Pertanyaan kami di sini ini ada bencana apa yang di giatkan mas,?

Bahkan penyelenggaraan festival kesenian adat/ kebudayaan dan keagamaan HUT RI  raya, kami di sini ada tujuh dusun itu kami para pemuda suwadaya/ iyuran per pemuda kami iyuran untuk penyelenggaraan tersebut senilai 35000 rupiah. Sementara di realisasi anggaran itu senilai,10,293500 dan 22,279.827.

Itu kemana uangnya di kemanakan?

Pembuangan rehabilitas/ peningkatan sistem pembuangan air limbah ,28,695000, pertanyaan saya limbah yang bagai mana, dan anggaranya kemana, kami mintalah kepada pemerintah agar betul betul di usut tuntas hal ini mas,,

anggaran di tahun 2021 ini pun di termin pertama kami masarakat GK tau berapa anggaranya dan di kemanjakan, kami masyarakat desa Tanjung agung memohon kepada pemerintah agar desa kami terbebas dari belenggu korupsi,dan mar’up yang di duga di lakukan oleh kepala desa. Kami berharap kepada kepolisian dan intansi yang terkait agar di usut tuntas penyelewengan anggaran di desa kami,harapnya.

Ketika media ini mengkomfimasi kepala desa kades Abdul wasih tidak ada di kantor desa,dan terkesan menghindar dari media.

Hingga berita ini di terbitkan tim media belum dapat menemui kepala desa Abdul wasih untuk di komfirmasi.

(Zohir/tim)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *