Next Post

Di duga oknum prangkat desa bayas jaya potong Dana BLT

FABE2F4E-2D52-44A7-B643-A080CA922FC8

Pesawaran _Jagadpos.com

Bantuan Langsung Tunai (BLT) salah satunya di anggarkan melalui Dana desa (DD) untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 dimana di masa pandemi banyak masyarakat yang mengharapkan bantuan dari pemerinta sehingga di anggarkan agar dapat membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19. Dilangsir Senin 05/04/2021

Tapi sangat berbeda yang terjadi di Desa Bayas jaya Kecamatan waykhilau Kabupaten Pesawaran, diduga oknum kepala desa (Kades) beserta perangkatnya melakukan pemotongan BLT DD.

Berdasarkan keluhan warga desa bayas jaya kecamatan waykhilau kepada team, media ini minggu 04 Afril 2021, pada saat penerima BLT DD sebesar Rp,600 ribu rupiah.

Hironisnya dana tersebut di potong sebesar Rp,40 ribu rupiah setiap warga yang menerima, dengan alasan untuk di beeikan kepada kepala desa,” Terang warga menirukan oknum perangkat Desa setempat.

“Ya Mas, kami hanya menerima Rp,560 ribu rupiah, sementara penerima BLT DD desa Bayas jaya sebanyak 288 keluarga penerima manfaat (KPM) jadi lumayan banyak uang itu yang di ambil para oknum perangkat desa.

Sementara saat melalukan potongan tidak ada musyawarah mufakat, warga setempat sangat keberatan dengan keputusan aparatur desa setempat.

“Kami orang susah mas jadi uang 40,ribu rupiah itu bagi kami sangat berarti sedangkan Kades dan aparat desa, sudah ada gaji masing masing, tapi kenapa mereka masih makan hak warga yang terdampak covid-19 apakah masih kurang sehingga masih mau uang rakyat.

Masih dikatakan warga desa setempat, pemotongan itu di lakukan ketua rukun tetangga (RT) setelah uang itu terkumpul di serahkan kepada Kasi kesra, setelah itu uang tersebut di berikan kepada kepala desa Bayas Jaya, dan kami RT juga dapat bagian, karna RT yang merekomendasikan agar dapat BLT tersebut,” Paparnya menirukan Pak RT.

Oknum Kades, beserta jajarannya diduga kuat melanggar undang undang (UU) Nomor.20 Tahun.2001 Pasal 12 huruf e. atas perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” Jelas salah satu tokoh masyarakat kecamatan setempat.

Jika benar adanya dugaan tersebut maka saya berharap aparat penegak Hukum dan pemerintah setempat dapat menindak tegas oknum oknum desa bayas jaya, Tegas nya…

Sampai berita ini di terbitkan Kepala desa Bayas Jaya tidak bisa di konfirmasi

(Zohir)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *