Next Post

Aspirasinya Belum Bisa Tersampaikan, THL Ancam Mogok Makan di Depan Pemkab

76916D8E-F9DE-4317-9706-1596D9330498

BANYUWANGI, Puluhan Tenaga Harian Lepas (THL) dari 331 THL yang dirumahkan mendatangi kantor Pemkab Banyuwangi, Kamis (26/5/2021) pagi, di pintu keluar masuk Pemkab di jalan Borobudur.

Kehadirannya di dampingi M. Amrullah, SH, M. Hum, selaku koordinator Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Tenaga Harian Lepas (KMSP-THL). Sayang kehadiran para THL saat akan menyampaikan aspirasinya tidak tersampaikan faktor tidak ada pejabat kompeten satupun di Pemkab. Karena Hari ini ( Kamis ) bersamaan Bunga Desa (Bupati Ngantor Desa) di Desa Kemendung kecamatan Muncar, diikuti pejabat kompeten Pemkab ikut serta ngantor di Desa.

Salah satu personal THL yang tidak menyebut namanya, saat di temui awak media mengatakan dirinya tidak puas kalau saya bersama teman sesama seperjuangan belum bisa menyampaikan aspirasinya.

“Saya belum puas kalau aspirasi kami bersama teman sesama seperjuangan belum tersampaikan. Kami ini hadir bersama teman dengan mewakili teman senasib yang gak bisa hadir, di dampingi pak Amrullah selaku koordinator KMSP THL. Harapan kami bersama teman sesama seperjuangan ini menginginkan di activitaskan lagi. Minggu depan kita datang lagi dengan aksi mogok makan di depan Pemda, kalau harapan para THL belum terkabulkan.” ucapnya dengan nada penuh harap.

M. Amrullah S.H,M.HUM, selaku kordinator Koalisi Masyarakat Sipil Peduli THL hadir sejak awal, mengawal pergerakan membela THL yang diberhentikan. Dan Pemda menjanjikan sebelum lebaran para THL di pekerjakan kembali.

Namun hingga saat ini THL yang di PHK belum sama sekali dipekerjakan padahal janjinya Pemda akan dipekerjakan kembali sebelum lebaran kemarin, padahal anggaran sudah tersedia. Kita akan melakukan aksi mogok makan di depan Pemda dengan mendirikan puluhan tenda.

“Menurut kita menjelang 100 hari kinerja Bupati dengan janjinya membuka 10 ribu pekerjaan lowongan baru maka sangat tidak masuk akal bahkan gagal menjalankan program. Jika dalam 100 hari kerja banyak janji politik yang tidak bisa dipenuhi maka masyarakat saya sarankan untuk gugat Pemda bersama – sama,” ungkap Amrullah. (Jok)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *