Next Post

Kunjungan Kemenag Gresik Ke Klenteng Menjelang Tahun Baru Imlek

8E10FC6D-15ED-4F03-9007-D99262EB1FF3

Gresik ,Jagadpos.com.

Perayaan Tahun Baru imlek di Kabupaten Gresik Jawa Timur 2571 Kongzil atau 2021 Masehi bakal diadakan dengan cara sederhana namun tetap khidmat. Di masa pandemi covid 19. Kamis 11/02/2021.

” Kami dari Kementerian Agama Kabupaten Gresik berharap bahwa pelaksanaan ibadah pada Tahun Baru Imlek besok itu bisa berjalan dengan baik dan hikmad tentu menerapkan protokol kesehatan dan sesuai dengan arahan dan instruksi Menteri Agama , seluruh umat ibadah wajib menerapkan protokol kesehatan , Jadi kami di Kementerian Agama Kabupaten Gresik ingin memastikan makanya kita lakukan monitoring dalam rangka memastikan bahwa klenteng di Gresik dan umat Konghucu di Gresik bisa melaksanakan ibadah dengan baik , ibadah dengan khusyuk dan aman .” ujar Kepala Kemenag Gresik H. Markus S.Pd .M .M.Pd .Pukul 10.17 Wib.

Kepala Kemenag didampingi Camat Gresik dan Trantib Kecamatan Gresik meninjau tempat ibadah Klenteng Kim Hin Kiong di Gresik yang akan diadakan mulai nanti malam.

” Himbauan saya agar perayaan Tahun Baru Imlek di Gresik Klenteng Kim Hin Kiong bisa berjalan dengan baik , lancar ,aman dan tertib tidak lupa dengan mematuhi prokes 5 M .

Selain itu tetap menjaga ,merawat ,kelestarian klenteng peninggalan nenek moyang terdahulu.” jelas Camat Gresik Drs. Purnomo .

Lebih lanjut Kepala kemenag  Gresik menjelaskan ” umat beribadah disini  tentu harus betul-betul terjamin dan melakukan serta menjalankan protokol kesehatan . Makanya ada beberapa perhatian dari kami pada hari ini supaya dilaksanakan oleh pengurus klenteng dan segera bisa dilaksanakan perbaikan –  perbaikan dalam rangka untuk menyiapkan segalanya bagi para umat yang akan beribadah di klenteng ini dengan protokol kesehatan .

Humas TTID Kim Hin Kiong Gresik, Tcokin menjelaskankan ” Hingga saat ini virus corona masih terjadi di tanah air, termasuk di Gresik jadi perayaan Imlek Tahun ini tidak ada , kegiatan mengumpulkan banyak umat, seperti tahun-tahun sebelumnya.”

Masih Humas TTID ” Cuci patung sudah sabtu kemarin, dengan peserta. Perayaan imlek, murni ritual, tidak menerima tamu luar kota. Diprioritaskan ritual sembahyang diutamakan pengurus, jemaat setelah bergantian secara terjadwal. Untuk menghindari kerumunan .”

Pihak Humas Klenteng Kim Hin Kiong mematuhi anjuran pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 serta menekankan jemaat untuk menerapkan protokol kesehatan serta kampanye 5M (Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan minimalis mobilitas.)

Acara yang meriah dan identik dengan mengumpulkan banyak massa, dijelaskan Tcokin pihaknya meniadakan berbagai acara seperti Cap Go Meh dan Atraksi Barongsai.

“Jemaat dibatasi dengan tetap mendukung upaya pemerintah menekan penyebaran Covid-19. Cap gomeh dan atrasksi barongsai juga ditiadakan,” imbuh Budi Prasetyo Tejo .

Klenteng Kim Hin Kiong yang berada di Jalan Setiabudi, Kecamatan Gresik terlihat lenggang. Pagar klenteng yang berdasarkan prasasti berdiri 1 Agustus 1153 itu terbuka.

Di kelenteng itu, ada tiga orang pengurus yang menjaga dan merawat di dalam klenteng tertua di Jawa Timur dan tidak terlihat persiapan mengumpulkan banyak orang menjelang perayaan Imlek di tahun ini.

Lampu lampion juga masih terlihat padam.Juga sudah disiapkan  thermo gun , tempat cuci tangan dan handsanityer,banner beserta mengukur suhu tubuh jemaah yang akan melakukan ritual sembayang.

“Saya berharap perayaan Tahun Baru Imlek ini dengan protokol kesehatan bisa dijalankan sesuai dengan instruksi menteri agama dan Instruksi Presiden tentu dalam hal ini adalah untuk kebaikan kita bersama guna pencegahan covid 19 dan penyebaran covid 19 .” pungkas H.Markus S.Pd M.M.Pd ./ ET.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *